Tag Archives: pajak

Surga Luxembourg, Suaka Jakarta

Oleh Anugerah Perkasa

1.162 words

 

KRISTOF CLERIX  MENYAJIKAN  satu paragraf rahasia dalam lembaran presentasinya di suatu siang, akhir Oktober lalu.   Ini adalah paragraf yang menuntunnya turut membongkar kejahatan perpajakan menjelang akhir 2014. Ada foto gedung perkantoran di Luxembourg, dalam lembaran berikutnya. Ada pula potret kantor PricewaterhouseCoopers (PwC), satu firma penasihat perpajakan internasional. Dalam pertemuan itu, Clerix membeberkan bagaimana dugaan kejahatan pajak dilakukan melalui Luxembourg—salah satu negara kecil di Eropa, sekaligus surga pajak di dunia.

“Hampir 340 perusahaan memiliki perjanjian rahasia dengan Luxembourg, membuat mereka dapat memotong tagihan pajak,” kata Clerix. “PwC membantu perusahaan multinasional untuk memperoleh fasilitas itu.” Continue reading

Leave a comment

Filed under BANKING, CLIMATE CHANGE, CORRUPTION, FINANCIAL SECTOR, HUMAN RIGHTS, INSURANCE, URBAN ISSUES

Hibah Panas Hamba Allah

Oleh Anugerah Perkasa
2.552 words

 

BILLY SINDORO tahu betul risiko saat memutuskan menjadi seorang Protestan pada usia 17 tahun. Dia diusir dari rumahnya di Jalan Pemuda 126-128, Semarang bersama lima saudaranya yang memilih jalan serupa. Selama 6 bulan, mereka tinggal di Gereja Kristen Muria Indonesia, masih dalam kawasan yang sama. Sindoro bersaudara akhirnya menempati sebuah rumah bekas gudang semen di Jalan Kapuran 45, Semarang. Tapi dari bekas gudang semen ini, kecintaan mereka terhadap Tuhan meluap.

 

“Di rumah inilah Tuhan bekerja dengan dahsyat, setiap hari dipenuhi anak-anak muda yang haus akan Tuhan. Ini adalah pekerjaan Roh Kudus,” ujar Ryanto Sindoro, kakak Billy, yang memutuskan menjadi pendeta.

 

Rumah itu kian ramai. Sejumlah remaja Protestan yang pulang sekolah, menyaksikan bagaimana penginjilan dikumandangkan. Bahkan ada yang sampai tidur menginap. Mereka ingin merasakan kehadiran Tuhan. Tak terkecuali sang remaja Billy yang kian gelisah melihat praktik agamanya. Puncaknya, dia pun memprakarsai kebaktian “Malam Oikumene 1979”, dengan mengumpulkan para pelajar SMA di Semarang. Ini adalah dua tahun setelah pengusirannya dari rumah. Oikumene dikenal sebagai upaya untuk mempersatukan aliran-aliran dalam agama Nasrani serta menyerahkan hidupnya kepada Tuhan.

 

“Saya merasakan kesedihan melihat gereja-gereja terpecah dan saling menghakimi,” kata Billy, dalam situs http://www.30yearswalkwithjesus.com. Continue reading

Leave a comment

Filed under BANKING, BUSINESS DISPUTE, CORRUPTION, FINANCIAL SECTOR, HUMAN RIGHTS