May 19, 2012

shanghai di mata xu lu wen

Oleh Anugerah Perkasa
1.042 words

http://www.nowpublic.com

HUJAN MULAI meninggalkan jejaknya di Shanghai pagi itu. Jalanan yang basah dan dingin. Kabut pun membuat semuanya terlihat gelap dan abu-abu. Saat itu pukul 07.00 lebih waktu Shanghai atau 1 jam lebih cepat dibandingkan dengan waktu Jakarta. Saya dan 14 wartawan Jakarta lainnya baru saja tiba di kota itu untuk sebuah undangan the Hewlett Packard (HP) Global Influencer Summit 2012 pada 9 Mei-10 Mei 2012. Ini adalah pameran plus penjelasan kepada sekitar 400 wartawan di pelbagai negara tentang produk mutakhir yang diluncurkan perusahaan teknologi tersebut. Kami juga ditemani Theresia Ellytasari, Marketing Director Personal System Group HP Indonesia. Bis pun mulai berangkat perlahan-lahan. read more »

May 18, 2012

raja hutan di lancang kuning

Oleh Anugerah Perkasa
4.930 words

SAYA MEMULAI perjalanan ke hutan Senepis dari Desa Jumrah dengan sepeda motor bebek sewaan di pagi hari, awal Maret lalu. Dua tempat tersebut terletak cukup berdekatan di wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau. Perjalanan dari Pekanbaru, ibukota Riau, menuju Rokan Hilir sehari sebelumnya menghabiskan waktu hampir 6 jam, menggunakan mobil. Saya didampingi aktivis Eyes on the Forest (EOF) Azan Zury, untuk melihat satu fakta: pelumatan pepohonan di hutan Senepis. Kami harus melewati tanah merah yang bergelombang. Licin dan becek. Pohon sawit bertebaran. Ilalang yang rimbun.

Azan sesekali memacu sepeda motornya sendirian. Ini karena ada lubang yang menghadang. Atau ketika ingin melewati papan kecil di atas tanah berlumpur. Satu jam kemudian kami tiba. Hari itu, saya menyaksikan ratusan, mungkin ribuan, pepohonan yang telah ditebang. Ada batang-batang yang tersisa. Lahan gambut yang hitam. Kanal-kanal. Pohon ramin yang berdiri tegak. Terpisah. read more »

March 19, 2012

bara di ciherang

Oleh Anugerah Perkasa
4.004 words

DESA CIHERANG adalah desa  dengan jurang yang menganga pada sebagian besar sisi jalan. Ada yang beraspal, namun ada pula tanah yang licin jika hujan tiba. Tempat ini terletak di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Deret rumah penduduk jarang-jarang. Banyak hamparan sawah. Pohon kelapa, pohon pisang, ubi, hingga ilalang tumbuh di mana-mana. Namun Ciherang berubah senyap menjelang malam. Tak ada penerangan jalan. Jangkrik bersahut-sahutan. Dan di balik keheningan itu, ada kemarahan yang siap membuncah.

“Beberapa pemuda datang dan berencana untuk mengambil Pak Kuwu,” kata Amay kepada saya, pertengahan Desember tahun lalu. “Tetapi mereka saya cegah. Kalau memakai kekerasan, perjuangan kami kalah.” read more »

December 1, 2011

opm dari melbourne

Oleh Anugerah Perkasa
1.866 words

AMATUS DOUW  tak akan pernah melupakan kekejaman militer yang membuat hidup orangtuanya berakhir.  Mereka menyiksa Pius Douw—sang bapak— setelah ditangkap di Kampung Widimei, Kabupaten Paniyai, Nabire karena terkait dengan Organisasi Papua Merdeka (OPM) pada 1998. Pius dipukuli dengan gagang senjata. Ditendang.  Namun ini juga tak cukup. Mereka merampas hewan ternak babi dan ayam milik keluarga Amatus. Pius hanya bertahan selama 2 tahun dalam penyiksaan hingga akhirnya meninggal pada  September 2000. Josephine Pekey—sang istri—sudah lebih dulu meninggal dengan nasib  sama buruknya, pada Agustus 1996.  Josephine dipukul. Ditendang dengan sepatu laras. read more »

August 13, 2011

peta hitam dari kebayoran baru

Oleh Anugerah Perkasa
3.344 words

BUDI PRIYANTO sama sekali tak keberatan menghabiskan waktunya mengurus tanah milik Mulya Aulizar, termasuk soal merogoh kantongnya lebih dalam. Pekan terakhir Maret, dua petugas Badan Pertanahan Nasional (BPN) mendatangi lokasi properti kepunyaan adik kandungnya itu di kawasan Karet Pasar Baru Timur, Jakarta Pusat. Budi sendiri tinggal di Ciputat, Tangerang Selatan. Sebulan kemudian, bekas kepala cabang bank swasta tersebut mengambil hasil pengukuran di kantor pertanahan Jakarta Pusat, seputar kawasan Abdul Muis. BPN menerbitkan ukuran luas lahan: 121 meter persegi dengan biaya resmi pelayanan Rp129.000.

read more »

May 13, 2011

tak sekedar soal real estate

Oleh Anugerah Perkasa
1.099 words

 

SEJAK PERTENGAHAN MARET saya mulai ditugaskan meliput sektor properti. Ini adalah wilayah liputan baru setelah sebelumnya meliput sektor keuangan dan hukum, terutama menyangkut korupsi. Sejak 2005, saya bekerja untuk harian Bisnis Indonesia, suratkabar khusus bisnis yang berpusat di Jakarta. Dan bidang properti di tahun ini menjadi desk ketiga. read more »

September 30, 2010

tebusan mahal prokespen

Oleh Anugerah Perkasa
3.130 words

KEGERAMAN HAMPIR meledakkan emosi Vincentius Albert Tilaar saat menyebut nama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sejak Desember 2003, kasus dugaan korupsi yang dia laporkan tak kunjung rampung. Selama hampir 7 tahun pula, Tilaar bolak balik datang ke kantor KPK. Dari kawasan Jalan Veteran, Jakarta Pusat hingga kini di Rasuna Said, Jakarta Selatan. Dari berkirim surat sampai dimintai keterangan. Dan selama masa itu, kesimpulan membumbung di kepalanya. read more »

April 30, 2010

hibah panas "hamba allah"

Oleh Anugerah Perkasa
2.573 words

BILLY SINDORO tahu betul risiko saat memutuskan menjadi seorang Protestan pada usia 17 tahun. Dia diusir dari rumahnya di Jalan Pemuda 126-128, Semarang bersama lima saudaranya yang memilih jalan serupa. Selama 6 bulan, mereka tinggal di Gereja Kristen Muria Indonesia, masih dalam kawasan yang sama. Sindoro bersaudara akhirnya menempati sebuah rumah bekas gudang semen di Jalan Kapuran 45, Semarang. Tapi dari bekas gudang semen ini, kecintaan mereka terhadap Tuhan meluap. read more »

January 6, 2010

buruk rupa, kpk dibelah

Oleh Anugerah Perkasa
1.156 words

EMERSON YUNTHO membuka komputer jinjingnya dan memperlihatkan sebuah laporan kecil . Isinya soal catatan kegagalan Markas Besar Polisi Republik Indonesia dalam menangani kasus tindak pidana korupsi dalam 6 tahun terakhir. Dia menilai reputasi polisi terus menurun dalam penanganan kasus-kasus korupsi. read more »

October 8, 2009

dimulai dari antasari

Oleh Anugerah Perkasa
1.692 words

SAYA MELIPUT Antasari Azhar dalam suasana yang berbeda pada Mei tahun ini. Di bekas kantornya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan Jakarta Selatan, dia seringkali mendominasi konfrensi pers dibandingkan dengan empat wakil pimpinan lainnya. Intonasinya perlahan namun tegas. Tapi itu dulu. Sebelum dia ditahan oleh Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya pada 4 Mei 2009 sebagai tersangka kasus pembunuhan. Setelahnya, Antasari mendadak diam. Tak bicara sepatah kata pun. read more »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.